Jumat, 30 Jul 2010
You are here: Home Reks News Info Segar Korban Pemerkosaan Mengalami Depresi Berat

Reks on FaceBook

Jadwal Interview

  • NAMITO BAND
  • Hari : Sabtu
  • Tanggal : 13 Maret 2010
  • Jam : 16.30 s/d 17.30 WIB
  • VAN JAVA BAND
  • Hari : Senin
  • Tanggal : 15 Maret 2010
  • Jam : 16.30 s/d 17.30 WIB

  • Warning: fopen(/home/radio/public_html/modules/mod_jsn_imageshow_pro/jsn_imageshow_pro/xmldata49.xml) [function.fopen]: failed to open stream: Permission denied in /home/radio/public_html/modules/mod_jsn_imageshow_pro/mod_jsn_imageshow_pro.php on line 143

    Warning: fwrite(): supplied argument is not a valid stream resource in /home/radio/public_html/modules/mod_jsn_imageshow_pro/mod_jsn_imageshow_pro.php on line 144

    Warning: fclose(): supplied argument is not a valid stream resource in /home/radio/public_html/modules/mod_jsn_imageshow_pro/mod_jsn_imageshow_pro.php on line 145
    Korban Pemerkosaan Mengalami Depresi Berat PDF Cetak E-mail
     
    INSEG Sabtu  31-10-09 :  IMS (14), warga Kampung Pasir Bokor, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat yang diduga kuat korban pemerkosaan masih mengalami depresi berat.
    pada saat di hubungi jumat kmarin ,kedua orang tua korban yang enggan di sebut namanya ,menyebutan, Kamis.siswa kelas V Sekolah Dasar (SD) ini,sebelum nya sempat menghilang selama dua tahun, upaya pencarianpun, tak kunjung berhasil ditemukan, sehingga pihak keluarga menganggap IMS telah meninggal dunia.Namun tiba-tiba diperoleh informasi, korban berada di Bandung dirawat salah-satu keluarga di kota kembang itu, kemudian pihak keluarga dari Kampung Pasir Bokor langsung menyusulnya.

    Ketika ditemukan, korban baru selesai melahirkan seorang anak perempuan, dan langsung saat itu mereka membawa IMS ke kampung halamannya.namun sejak tiba di kampung halaman beberapa waktu lalu, sampai sekarang korban sering menyendiri malahan histeris dan ketakutan jika didekati siapapun termasuk saudara kandung dan orang tuanya. kedua orang tuanyapun, kebingungan menghadapi kondisi anaknya itu, apalagi hingga kini masih belum diketahui dan diketemukan pelaku pemerkosaan yang membuahkan seorang anak ,tukasnya.

    kedua orang tua korban pun menyebutkan, saat IMS menghilang meninggalkan rumah dan kegiatan belajarnya di sekolah dua tahun lalu, kemungkinan korban dalam kondisi depresi yang hingga kini tak diketahui dengan jelas penyebabnya."saya mengharapkan mudah mudahan pok polisi cepat menangkap pelaku nya, yang menghamili anak saya," kata nya.(k/Ukas Budiman)***